Indonesia memiliki Peran Strategis dalam Penggunaan Energi Terbarukan di Masa Depan

“Kebijakan energi biodiesel selain menghemat devisa negara juga menjadi solusi energi di masa mendatang”

Kebijakan Pemerintah tentang Mandatori Biodiesel akan membawa perkembangan baru dalam industri persawitan Nasional, khususnya dalam pengembangan industri hilir.  Secara bertahap, pemerintah telah menetapkan kebijakan B-20 pada saat ini – sebagai kelanjutan dari success story Pengembangan B-15 tahun 2015 – dimana proporsi bauran minyak nabati (minyak sawit) dalam solar adalah sebesar 20%.

Kebijakan ini merupakan sebuah sentimen positif khususnya bagi perusahaan perusahaan biodiesel di Tanah Air. Hal ini semakin kondusif bagi percepatan tumbuhnya industri biodiesel di Indonesia, karena saat ini Eropa membuka pintu lebar lebar untuk impor biodiesel dari Indonesia, dimana Eropa telah memberhentikan pajak antidumping terhadap produk kelapa sawit Indonesia.

Dibandingkan dengan kondisi Juli 2015, kapasitas produksi per Oktober 2016 telah mencapai 12 juta kiloliter atau naik dua kali lipat dibanding tahun 2015.  Saat ini ada 22 perusahana biodiesel, (sebelumnya hanya ada 17 perusahaan).

Berbagai kendala masih dirasakan saat ini, khususnya dari sisi harga solar saat ini yag masih relatif tinggi, sehingga besarnya subsidi biodiesel sangat menentukan, terlebih lagi pada saat ini harga minyak bumi (fossil fuel) dunia sedang menurun tajam.  Sehingga, walau kapasitas terpasang mencapai 12 juta kiloliter, namun produksi saat ini baru mencapai 2,7 juta kiloliter.

Ada beberapa sisi lain yang perlu dilihat dengan seksama, yakni :

  1. Biodiesel bukan sekedar substitusi impor solar dan peghematan devisa, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam, khususnya komitmen Indonesia dalam pencapaian Sustainability Developmnet Goals (SDG’s), sekaligus membantu mengatasi persoalan di dunia di masa mendatang, khususnya dalam bidang energi.
  2. Selama ini pasar Eropa mengenakan bea masuk sebesar 18,9 % untuk produksi minyak sawit Indoesia. Namun sejak 16 September 2016, Eropa telah menghapus keputusan bea anti dumping tersebut, dan sekaligus memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk melakukan ekspor.
  3. Di tengah-tengah tekanan konsumen Eropa dan dunia yang begitu gencar dengan kampanye anti sawit dengan slogan (labelling) “palm oil free” terutama dalam produk makanan, maupun berbagai isu lainnya, maka issue energi terbarukan dan dimensi pro lingkungan yang positif, maka biodiesel menjadi sebuah solusi di masa mendatang.

Dalam konteks energi terbarukan, maka Kementerian ESDM merupakan bagian yang juga memegang peranan penting ikut berperan melalui dukungan anggaran.  Komitmen Indonesia, bukan sekedar mengatasi persoalan kecukupan energi nasional, tetapi lebih mempersiapkan peran Indonesia yang akan semakin strategis dalam issu Biodiesel di Pasar dunia di masa mendatang. Indonesia bisa mengkaji lebih dalam, untuk implementasi mandatori biodiesel, yang secara bertahap ditingkatkan dari B-20 hingga kelak mencapai B-100 di masa mendatang.  Seiring dengan itu, dapat dibayangkan, arah ekspor Indonesia di masa mendatang, akan bergeser dari ekspor CPO menjadi ekspor biodiesel, untuk memenuhi permintaan energi  masyarakat global.

Source : Sawit.or.id

Minyak Sawit Menekan Perkembangan Sel Kanker

Dalam beberapa tahun terakhir, kanker termasuk salah satu penyakit yang paling ditakuti. Karena mampu menghilangkan nyawa manusia setiap tahunnya. Kanker merupakan penyakit akibat pertumbuhan sel tertentu yang liar/ganas, berubah fungsi (mutasi) dan menyerang sel-sel normal dalam tubuh. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Penyebabnya bermacam-macam seperti radiasi, virus, bahan kimia dan lain-lain. Teori paling mutakhir penyebab mutasi sel adalah adanya radikal bebas. Continue reading “Minyak Sawit Menekan Perkembangan Sel Kanker”

Presiden RI : Industri Sawit Basis Energi Baru Terbarukan

“Industri sawit merupakan sumber penting energi baru terbarukan, membangun kedaulatan energi, menghemat devisa, memutar ekonomi domestik dan  membersihkan udara bumi “

Pada minggu pertama Bulan Januari 2017, Bapak Presiden RI Joko Widodo, menyampaikan pernyataan bahwa minyak sawit (CPO) merupakan salah satu sumber penting energi baru terbarukan untuk menggantikan bahan bakar minyak bumi yang sudah mendekati habis. Pernyataan Presiden ke-7 RI tersebut sangat tepat dan konsisten dengan Nawacita yakni membangun kemandirian energi dan tidak ingin tergantung pada impor energi. Continue reading “Presiden RI : Industri Sawit Basis Energi Baru Terbarukan”

Perluas Mandatori Biodiesel, Hemat Devisa dan Emisi

“Perluasan mandatori biodiesel memberi manfaat ganda baik manfaat ekonomi, lingkungan dan kedaulatan energi bagi Indonesia”

Konsumsi solar Indonesia setiap tahun terus bertumbuh seiring meningkatnya perekonomian dan jumlah penduduk. Tahun 2016 yang lalu konsumsi solar diperkirakan sekitar 37 juta kilo liter, dimana sekitar 50 persen merupakan solar subsidi (PSO) dan 50 persen sisanya solar industri (Non PSO). Untuk memenuhi kebutuhan tersebut sekitar 50 persen dipenuhi dari produksi domestik dan 50 persen diimpor. Continue reading “Perluas Mandatori Biodiesel, Hemat Devisa dan Emisi”

Minyak Sawit Menolong Rakyat Miskin Dunia

Jika minyak sawit tidak dihasilkan Indonesia dan Malaysia sebesar saat ini, maka negara-negara berpendapatan rendah akan kesulitan membeli minyak nabati dan produk turunannya

Mungkin banyak yang tidak menyadari bahwa Indonesia sejauh ini secara tak langsung telah menghadirkan solusi penting bagi masyarakat dunia khususnya bagi penduduk miskin global. Keberhasilan pembangunan di Indonesia memberi manfaat bagi penduduk miskin dunia. Continue reading “Minyak Sawit Menolong Rakyat Miskin Dunia”

Deforestasi Menjadi Kebun Sawit Demi Kesejahteraan Rakyat

“Deforestasi merupakan fenomena normal dan rasional dalam proses pembangunan”

Deforestasi (konversi hutan ke penggunaan lain) menjadi kata yang sering dipakai oleh LSM transnasional maupun lokal untuk menyerang perkebunan sawit di Indonesia. Bahkan dalam berbagai forum Internasional para LSM telah berhasil mengangkat isu deforestasi sebagai sesuatu yang harus dicegah. Mulai dari Palm Oil Free, Indonesia Palm Oil Pledge (IPOP), Governor’s Climate and Forest Task Force (GCF) yang ditandatangani para Gubernur, promosi “Membeli yang Baik” yang diedukasi LSM di Indonesia pun merupakan bagian dari gerakan anti deforestasi. Repotnya di Indonesia, para pejabat negara dan perusahaan-perusahaan besar tunduk pada tekanan LSM dan dengan mudah menandatangani sesuatu yang tidak dimengerti dengan benar dan memiliki implikasi luas bagi Indonesia yang sedang membangun. Continue reading “Deforestasi Menjadi Kebun Sawit Demi Kesejahteraan Rakyat”

Ketimpangan Ekonomi dan Perkebunan Sawit

“Berkembangnya kebun-kebun sawit memutar roda  kegiatan ekonomi di kawasan pedesaan, sehingga mengurangi ketimpangan pendapatan baik antar golongan maupun antar kabupaten/kota”

Continue reading “Ketimpangan Ekonomi dan Perkebunan Sawit”

Padamkan Api, Selamatkan Rakyat dan Perkebunan Sawit Nasional

Pemerintah jangan terperangkap dalam skenario memojokkan perkebunan sawit nasional dalam menangani masalah kebakaran hutan dan lahan yang sedang terjadi di Indonesia

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Indonesia saat ini, merupakan tragedi kemanusiaan dan ekonomi. Pemerintah, masyarakat umum dan dunia usaha sangat terpukul dan mengalami kerugian besar akibatnya. Namun dalam kondisi yang sangat menyedihkan tersebut, kita harus tetap berpikir dan bertindak rasional agar kehancuran yang lebih besar dapat kita hindari. Pemerintah maupun masyarakat umum jangan terperangkap pada skenario “mengkambing-hitamkan” sawit nasional yang sedang dimainkan mereka yang tidak menghendaki Indonesia maju. Continue reading “Padamkan Api, Selamatkan Rakyat dan Perkebunan Sawit Nasional”

Sawit Penghasil Dollar Terbesar Untuk Indonesia

Jika tubuh sedang mengalami 4L (lemas, letih, lesuh, lunglai) itu adalah gejala kekurangan darah. Solusinya diperlukan infus darah segar baik melalui makanan maupun transfusi darah secara langsung. Dengan bertambahnya darah baru dalam tubuh manusia akan membuat tubuh menjadi fit, sehat dan energik. Continue reading “Sawit Penghasil Dollar Terbesar Untuk Indonesia”

Revolusi Petani Sawit yang Berhasil

Masyarakat petani hampir di semua negara harus disubsidi agar usahanya dapat berkembang dan mampu menghidupi keluarganya. Di negara-negara Uni Eropa dan Amerika Utara misalnya, setiap tahun pemerintahnya harus mengeluarkan dana besar (hampir separuhnya APBN kita) untuk mensubsidi petani baik secara langsung maupun subsidi tidak langsung. Di Indonesia para petani tanaman pangan juga diberikan subsidi secara tidak langsung baik melalui subsidi pupuk, benih, maupun yang lainnya. Continue reading “Revolusi Petani Sawit yang Berhasil”