Minyak Sawit Menyehatkan Tubuh dan Lingkungan

Minyak sawit mengandung vitamin A dan vitamin E yang menyehatkan tubuh. Sementara proses produksi minyak sawit pada kebun sawit menyehatkan lingkungan melalui membersihkan sampah karbon dari udara dan menghasilkan udara bersih (oksigen)

Tanaman kelapa sawit merupakan salah satu tanaman yang mampu membuat berbagai vitamin khususnya vitamin A dan E. Untuk setiap volume yang sama, minyak sawit ternyata mengandung vitamin A sebanyak 15 kali dari kandungan vitamin A wortel. Bahkan dibandingkan dengan kandungan vitamin A yang terdapat pada pisang, kandungan vitamin A minyak sawit hampir 100 kali lipat lebih besar.

gapki-vitamin-A-E

Selain vitamin A, minyak sawit juga mengandung vitamin E yang cukup tinggi dan tertinggi dibandingkan dengan minyak nabati lain termasuk lemak hewan. Minyak zaitun yang sering dinilai mengandung vitamin E tinggi (sehingga dianggap obat) masih jauh lebih rendah dari kandungan vitamin E minyak sawit. Minyak zaitun hanya mengandung vitamin E sebesar 51 ppm, sementara kandungan vitamin E minyak sawit jauh lebih tinggi yakni 1172 ppm. Demikian juga minyak nabati lain seperti minyak kedelai, minyak jagung, minyak kacang tanah, kandungan vitamin E-nya lebih sedikit dibandingkan dengan minyak sawit.

Minyak goreng sawit, mentega yang sehari-hari kita konsumsi bukan hanya sekedar minyak goreng saja, melainkan minyak goreng bervitamin. Karena minyak sawit mengandung kedua vitamin yang tinggi, makanya minyak sawit banyak digunakan untuk bahan perawatan kulit (skin care) maupun bahan-bahan kosmetik dan kecantikan.

Selain menyehatkan tubuh, minyak sawit yang dihasilkan dari kebun sawit juga menyehatkan lingkungan. Setiap detik pernafasan kita, membuang karbon, mengotori udara. Demikian juga kendaraan bermotor, pesawat terbang, kapal laut, pabrik-pabrik, perumahan, perkantoran, dan seterusnya yang menggunakan bahan bakar solar, premium, Avtur, dan minyak tanah setiap hari membuang karbon ke udara bumi. Karbon yang kita buang itu menumpuk mengotori udara dan membuat udara bumi makin panas.

Siapa yang membersihkan sampah karbon yang kita buang ke udara Bumi? Tuhan Pencipta Alam telah menciptakan tumbuhan/tanaman di permukaan bumi yang berkemampuan membersihkan udara bumi dari sampah karbon yang kita buang setiap hari. Bukan hanya membersihkan sampah karbon dari atmosfir bumi, tanaman juga “mendaur ulang sampah” tersebut menjadi oksigen yang kita butuhkan setiap saat. Tanaman merupakan “paru-paru” lingkungan. Karena itu tanaman harus dikembangkan, dirawat dan dilestarikan agar “paru-paru” itu lestari.
Salah satu tanaman itu adalah tanaman kelapa sawit atau kebun sawit. Kebun sawit merupakan kebun “paru-paru” lingkungan. Dari penelitian Henson (1999) tiap hektar kebun sawit menyerap sekitar 161 ton karbondioksida setiap tahun dari udara bumi dan menghasilkan sekitar 18 ton oksigen ke udara bumi untuk kita hirup ketika bernafas.

Kebun sawit Indonesia saat ini mencapai sekitar 11 juta hektar, berarti Indonesia memiliki 11 juta hektar kebun “paru-paru” berbasis sawit sebagai pembersih udara bumi. Dengan luas kebun sawit tersebut berarti sekitar 1,7 miliar ton karbondioksida dari udara bumi dibersihkan oleh kebun sawit setiap tahun dan menghasilkan 198 juta ton oksigen ke udara bumi. Semakin luas dan semakin tinggi produktivitas kebun sawit, semakin meluas dan semakin besar kapasitas “paru-paru” lingkungan tersebut.

Source : Sawit.or.id