< Semua topik
Cetak

Apa Itu POME (Palm Oil Mill Effluent)?

POME (Palm Oil Mill Effluent) adalah limbah cair yang dihasilkan dari proses pengolahan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit menjadi minyak, mulai dari tahap sterilisasi, klarifikasi, hingga proses hidroklon di pabrik kelapa sawit (PKS).¹

Setiap 1 ton minyak sawit yang diproduksi menghasilkan sekitar 2,5 meter kubik POME,² dan total produksi POME nasional rata-rata mencapai 98,3 juta meter kubik per tahun (data periode 2015–2020).²

Mengapa POME Berbahaya Jika Dibuang Sembarangan?

POME mengandung kadar polutan organik yang sangat tinggi, meliputi COD (Chemical Oxygen Demand), BOD (Biochemical Oxygen Demand), total padatan tersuspensi (TSS), serta lemak dan minyak, yang masing-masing bisa mencapai puluhan ribu mg/L.³ Jika dibuang langsung ke badan air tanpa pengolahan, POME dapat menurunkan ketersediaan oksigen di sungai, memicu ledakan pertumbuhan alga, dan mengancam ekosistem perairan secara luas.³

Cara Pengolahan POME

Pabrik kelapa sawit umumnya mengolah POME lewat serangkaian tahapan, di antaranya:⁴

  • Fat Pit dan pengendapan — tahap awal memisahkan sisa minyak dan padatan.
  • Effluent Treatment Plant (ETP) — meliputi proses pengolahan anaerobik, fakultatif, aerobik, dan pengendapan sekunder sebelum air limbah dibuang ke lingkungan atau dimanfaatkan untuk pemupukan lahan (land application).
  • Teknologi lanjutan seperti sistem CSTR, UASB, atau Covered Lagoon Anaerobic — mampu menghasilkan biogas dari gas metana yang terbentuk selama proses pengolahan anaerobik.

Dari Limbah Jadi Energi: Potensi Biogas POME

Proses pencernaan anaerobik POME menghasilkan biogas dengan kandungan metana tinggi, sekitar 60–65%, yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar boiler pabrik (menggantikan solar atau cangkang sawit), maupun dikonversi menjadi listrik lewat gas engine.⁵ Biogas hasil olahan ini bahkan bisa didistribusikan ke perumahan karyawan atau masyarakat sekitar sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).⁴

Selain biogas, sisa pengolahan anaerobik POME (digestate) juga kaya akan nitrogen, fosfor, dan kalium, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik berkualitas tinggi untuk perkebunan sawit itu sendiri, menutup siklus pemanfaatan limbah menjadi input produksi kembali.⁵

Kaitan dengan Kredit Karbon dan Kepatuhan Regulasi

Pemanfaatan biogas dari POME menjadi salah satu sumber utama proyek kredit karbon di sektor sawit — dengan menangkap gas metana yang seharusnya lepas ke atmosfer, perusahaan dapat memperoleh sertifikat pengurangan emisi yang bernilai ekonomi. Di sisi kepatuhan, pabrik kelapa sawit yang melanggar baku mutu air limbah dapat dikenai sanksi administratif mulai dari teguran, denda, hingga pencabutan izin operasional. Sebaliknya, pabrik yang berhasil mengelola POME dengan baik dan memanfaatkan biogasnya berpeluang meraih peringkat PROPER Hijau atau Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sebuah pengakuan reputasi yang makin penting di pasar internasional yang mengutamakan keberlanjutan.⁵

Tantangan Pemanfaatan POME

Meski potensinya besar, pemanfaatan POME sebagai sumber energi juga menghadapi kendala, salah satunya kebutuhan lahan yang cukup luas untuk membangun instalasi biogas, menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi perusahaan dalam penerapannya di pabrik kelapa sawit.⁶

Relevansi bagi Industri Sawit Indonesia

POME menjadi salah satu contoh nyata bagaimana industri sawit dapat menerapkan prinsip zero waste dan ekonomi sirkular — mengubah limbah bermasalah menjadi sumber energi terbarukan, pupuk organik, bahkan komoditas kredit karbon. Dengan semakin ketatnya standar keberlanjutan seperti ISPO, pengelolaan POME yang baik bukan lagi sekadar kewajiban lingkungan, melainkan juga peluang bisnis dan nilai tambah bagi pelaku industri sawit Indonesia.

Referensi


¹ BSPJI Pekanbaru, “Teknologi Pengolahan Limbah POME (Palm Oil Mill Effluent) dengan Sistem Anaerobik di Industri Kelapa Sawit”, https://bspjipekanbaru.kemenperin.go.id/teknologi-pengolahan-limbah-pome-palm-oil-mill-effluent-dengan-sistem-anaerobik-di-industri-kelapa-sawit/
² BSPJI Pekanbaru, “Teknologi Pengolahan Limbah POME (Palm Oil Mill Effluent) dengan Sistem Anaerobik di Industri Kelapa Sawit”, https://bspjipekanbaru.kemenperin.go.id/teknologi-pengolahan-limbah-pome-palm-oil-mill-effluent-dengan-sistem-anaerobik-di-industri-kelapa-sawit/
³ Grinviro Global, “Cara Efektif Mengolah Palm Oil Mill Effluent (POME) untuk Mengurangi Dampak Lingkungan”, https://grinviro-global.com/articles/palm-oil-mill-effluent/
⁴ MST Wastewater, “Pengolahan Limbah Cair POME Palm Oil Mill Effluent”, https://www.mediasarangtawon.com/2023/03/pengolahan-limbah-cair-pome-palm-oil.html?m=1
⁵ Tiger Water Solutions, “Palm Oil Mill Effluent (POME): Pengertian, Dampak Lingkungan, dan Solusi Pengolahan Terbaik untuk Industri Kelapa Sawit”, https://www.tigerwatersolutions.id/palm-oil-mill-effluent-pome-pengertian-dampak-lingkungan-dan-solusi-pengolahan-terbaik-untuk-industri-kelapa-sawit/
⁶ Pelantar Press, “Strategi Pemanfaatan Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai Sumber Energi Biogas”, https://zona.pelantarpress.co.id/index.php/Zona/article/download/18/23

Daftar Isi