Impor minyak sawit merugikan negara-negara maju

Manfaat minyak sawit Indonesia tidak hanya dinikmati oleh masyarakat Indonesia saja melainkan hampir seluruh masyarakat dunia ikut menikmatinya melalui kegiatan ekspor minyak sawit Indonesia keberbagai negara. Negara-negara utama tujuan ekspor minyak sawit Indonesia selama ini adalah India, China, European Union dan negara lainnya. Minyak sawit sebagai minyak nabati yang tersedia dalam volume yang cukup secara global dan dengan harga kompetetif menyebabkan minyak sawit banyak dikonsumsi di hampir disetiap negara.

gapki-post-5
Ekspor Minyak Sawit Indonesia Menurut Negara/Kawasan Tujuan

Kehadiran minyak sawit juga mengurangi masalah trade-off fuel-food yang dihadapi negara-negara maju termasuk Uni Eropa. Sebagaimana analisis OECD (2007) jika EU mengurangi 10 persen saja konsumsi BBM fosil dan digantikan dengan biofuel (sebagaimana EU energy directive) Uni Eropa harus mengkonversi 70 persen lahan pertaniannya menjadi tanaman minyak nabati. Sedangkan untuk mensubsitusi 10 persen diesel dengan biodiesel berbasis kedelai, USA harus mengkonversi 30 persen lahan pertaniannya untuk kebun kedelai.

Dengan ketersediaan minyak sawit secara internasional program subtitusi BBM fosil dengan biodiesel dapat dilakukan Uni Eropa dan USA tanpa mengkonversi lahan pertaniannya. Hal ini untuk Uni Eropa telah terkonfirmasi dimana sekitar 38 persen impor minyak sawit EU dipergunakan untuk energi baik biodiesel maupun listrik.

gapki-DiagramPost15
Penggunaan CPO Menurut Sektor di EU 27, 2012

Ketersediaan minyak sawit di negara-negara maju juga menciptakan manfaat ekonomi di negara-negara importir. Untuk Uni Eropa misalnya, manfaat ekonomi yang tercipta di EU akibat penggunaan minyak sawit setiap tahun meningkatkan GDP Uni Eropa sebesar 5.7 miliyar Euro, menciptakan penerimaan pemerintah 2.6 miliyar Euro dan menciptakan kesempatan kerja 117 ribu orang.

Dampak Ekonomi Penggunaan Minyak Sawit pada Perekonomian Uni Eropa Tahun 2012

Gapki-TabelPost15
Europe Economic, 2014 The Economic Impact Palm Oil Import in the EU

 

Source : Paspi Monitor / Mitos & Fakta