Ketum GAPKI : Pahami Industri Sawit Secara Luas & Tidak Sepotong-Sepotong

Jakarta – Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Joko Supriyono menyatakan bahwa industri sawit sedang disibukkan dengan tekanan, terjadi perdebatan yang terus memanas yang tak juga kunjung selesai. Untuk itu kami disini mengajak teman-teman media semua untuk memahami industri ini secara lebih luas dan tidak sepotong-sepotong. Kami juga selalu mengkoordinasikan hal ini kepada pemerintah bagaimana menyikapi isu-isu yang sedang berkembang akhir-akhir ini.

Kinerja ekspor minyak sawit Indonesia masih tergerus akibat sentimen RED II UE. Kondisi itu memperburuk perekonomian di negara tujuan utama yang lesu, khususnya India, yang menyebabkan permintaan minyak sawit di India tertekan signifikan. Selain itu, perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok yang masih berlanjut menimbulkan dampak yang tidak terlalu positif. Perang dagang itu berdampak pada perdagangan kedelai antar kedua negara yang berujung pada penumpukan stok di AS.

“Di tengah pusaran badai seperti ini, Gapki akan tetap terus optimis. Meskipun dalam kekalutan, industri ini terus berperan dalam menambal neraca perdagangan Indonesia yang minus dengan kinerja ekspornya.

Untuk itu kami butuh dukungan dari teman-teman semua para awak media, para expert atau ahli dari Universitas maupun Lembaga Penelitian juga para Civil Society yang sudah banyak bekerjasama dengan kami untuk memajukan Industri ini,” kata Joko Supriyono dalam sambutannya di acara Buka Puasa Bersama Gapki di Jakarta, Rabu (15/5/2019). (na)

Copyright ©2019 Indonesian Palm Oil Association (IPOA) All rights reserved.
Contact Us | About GAPKI | GAPKI Conference | Location Maps