Biodiesel 100% (B100) Kelapa Sawit, Hemat Devisa Hingga 100 Triliun

JAKARTA – Hasil uji coba penggunaan biodiesel 100% (B100) yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) mampu mencapai jarak 13,10 kilometer (km) per liter yang berarti lebih jauh jika dibanding solar yang hanya mencapai 9 km per liter. “Lebih dari itu, penggunaan B100 ini bisa menghemat devisa sebesar Rp 26 triliun yang berdampak langsung pada kesejahteraan petani sawit,” kata Plt Sekjen Kementan Momon Rusmono di Jakarta, kemarin.

Momon menjelaskan penghematan ini bisa didapat dari substitusi impor solar yang selama ini cukup tinggi. Disisi lain, biodiesel juga mampu mengurangi pencemaran lingkungan karena rendah polusi dan berbahan baku kelapa sawit 100%. “Kita sudah membuktikan dengan uji coba pada mobil-mobil dinas Kementan. Dari uji coba ini, para sopir mengaku kualitas biodiesel B100 sudah setara dengan DEX yang selama ini digunakan,” katanya. Untuk itu, Momon berharap, ke depan penggunaan B100 ini dapat menjadi alternatif bahan bakar kendaraan. Apalagi, hasil riset dan uji coba Balitbang Kementan menunjukan adanya kesetaraan kualitas dengan minyak lain.

Direktur Informasi dan Komunikasi Politik Hukum dan Keamanan Kementerian Kominfo Bambang Gunawan menyebutkan bahwa penggunaan biodiesel B100 dapat berpengaruh pada kondisi ekonomi secara nasional. “Harganya 40% lebih murah. Makanya penggunaan B100 ini berpotensi menghemat devisa sebesar Rp 26,66 triliun,” katanya seperti dilansir Antara. Selain itu, penggunaan biodiesel juga Iebih ramah lingkungan karena karbon monoksida (CO) yang dihasilkan 48% lebih rendah jika dibanding dengan penggunaan solar. (tl)

Investor Daily | Selasa, 9 Juli 2019 | Program B100 Hemat Devisa Rp 100 Triliun

Copyright ©2019 Indonesian Palm Oil Association (IPOA) All rights reserved.
Contact Us | About GAPKI | GAPKI Conference | Location Maps