Cegah Corona, Sekretariat GAPKI Dukung Anjuran Work From Home

JAKARTA – Kantor Sekretariat GAPKI mendukung himbauan Presiden Jokowi agar instansi pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk melakukan pekerjaan dari rumah (work from home/WFH). Ini untuk mencegah meluasnya penyebaran virus Covid-19 atau yang dikenal dengan corona.

Selama masa WFH, Sekretariat GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) akan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada, menggunakan media telekonferensi jarak jauh sehingga tetap bisa mengakses perangkat kantor meskipun tetap berada di dalam rumah.

Direktur Eksekutif GAPKI Mukti Sardjono menuturkan, kegiatan WFH sebenarnya bukan hal baru. Apalagi semenjak teknologi digital dan internet berkembang dan kemacetan terjadi luar biasa di negara-negara maju. Pola kerja ini menjadi kebutuhan saat Covid-19 mewabah tak pandang bulu termasuk Indonesia.

Mukti menambahkan dengan WFH interaksi dengan masyarakat luas berkurang sehingga kemungkinan terinfeksi juga diminimalisir. Masa WFH sekaligus dapat dimanfaatkan oleh pemerintah dan tenaga medis untuk upaya penyembuhan yang sempat terpapar.

“Kunci WFH dapat berjalan efektif paling tidak: (1) pastikan pegawai bekerja dirumah, dengan dibuat sistem yg dapat memantau keberadaan pegawai, (2) adanya target harian masing-masing pegawai, (3) pantauan terhadap output, (4) masing-masing pegawai membuat logbook apa-apa yg dikerjakan hari ini,” ujarnya.

Upaya tersebut tentu merujuk dari cara penularan virus Covid-19 yang saat ini sudah menjadi teror di seluruh dunia. Agar rantai penyebarannya dapat lebih diminimalisir hingga dihentikan, perlu menekan faktor-faktor risiko yang menjadi sumber persebaran.

Kesadaran pentingnya mencegah penyebaran Covid-19 mulai dari diri sendiri akan sangat membantu dalam mengurangi penambahan kasus Covid-19.

“Pastikan untuk terus mencari tahu informasi tentang perkembangan terbaru dari penyebaran virus tersebut,” kata Mukti. (nfl)

Written advice: Renita Putri, Eko Tamba, Lalang Buana
Edited by: Tofan Mahdi

EnglishIndonesia