Isu Negatif Mulai Sasar Dunia Pendidikan! Sawit Diwacanakan Masuk Kurikulum

Jakarta – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jawa Barat, Dede Amar mewacanakan informasi tentang kelapa sawit dapat menjadi bagian kurikulum pembelajaran di dunia pendidikan

.

Dalam prosesnya, informasi positif tentang kelapa sawit harus terus disebarkan dan disampaikan. Salah satunya dengan memasukkan ke dalam kurikulum pendidikan.

Wacana itu diusung dengan alasan maraknya isu negatif yang dihadapi industri perkebunan kepala sawit nasional. Dede menilai, sawit sebagai sumber daya alam seharusnya menjadi modal potensial yang harus terus dikembangkan.

“PGRI Jawa Barat akan selalu mendukung, mendorong, dan mengapresiasi apa yang menjadi program terbaik untuk negeri ini. Termasuk informasi kelapa sawit agar potensi ini dapat kita ketahui,” kata Dede dalam keterangan resminya, Rabu 9 Juni 2021.

“Tidak mustahil jika nantinya akan hadir jurusan-jurusan yang fokus pada kelapa sawit pada tingkat SMK di Jawa Barat. Kelapa sawit ini dapat dimanfaatkan untuk semua hal kebutuhan, maka dari itu kita bergerak bersama-sama untuk menyosialisasikan,” sambungnya.

Namun menurutnya, diperlukan kerja sama antar kementerian terkait untuk merealisasikan wacana tersebut. Terutama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) agar bersama-sama mendukung penyebaran informasi tentang kelapa sawit.

“Informasi tentang sawit juga harus disampaikan secara lisan oleh guru dan para siswa kepada teman-teman di lingkungannya,” tutup Dede.

Sumber: medcom.id | Ilustrasi gambar melalui visit.co.id

EnglishIndonesia