Biodiesel Amerika Serikat Disubsidi Besar-Besaran

Jika subsidi biodiesel di Amerika serikat dicabut, maka harga eceran biodiesel murni (B100) akan meningkat 63 persen dari harga saat ini

Saat ini, Amerika Serikat merupakan salah satu dari top five produsen biodiesel dunia (UE, Indonesia, USA, Brazil, Malaysia). Menurut data U.S Energy Information Administration/US-EIA (2017) kapasitas produksi biodiesel Amerika Serikat tahun 2017 mencapai 8.7 juta Kl dengan jumlah perusahaan biodiesel 97 pabrik yang tersebar pada hampir seluruh negara bagian.

Sebagai produsen minyak kedelai terbesar dunia, bahan baku biodiesel Amerika Serikat sebagian besar adalah minyak kedelai (biodiesel-soya based). Menurut data US-EIA (2017) pangsa minyak kedelai dalam biodiesel Amerika Serikat tahun 2016 mencapai 54.8 persen, disusul recycle feed (12.5 persen), minyak jagung (11.7 persen), lemak hewan (10.7 persen) dan minyak kanola (10.3 persen).

Penggunaan minyak kedelai (dari total produksi minyak kedelai ) untuk biodiesel mengalami peningkatan yang cepat (USDA, 2017) yakni dari 0.3 persen (2000), menjadi 2.4 persen (2005), 13.7 persen (2010), 24.1 persen (2015), dan 27.2 persen (2017)

Industri biodiesel Amerika Serikat juga sejak awal menikmati berbagai dukungan dari pemerintah dalam berbagai bentuk skema subsidi langsung atau tidak langsung. Studi yang dilakukan Global Subsidies Initiative, International Institute for Sustainable Development (Koplow, et.al 2007) mengungkapkan bahwa industri biodiesel Amerika Serikat memperoleh berbagai bentuk subsidi tak langsung mulai dari sektor bahan baku (pertanian), modal, transportasi, riset dan promosi, hingga pada mata rantai konsumsi biodiesel tersebut. Besarnya subsidi industri biodiesel Amerika Serikat dalam periode 2006-2016 mencapai 15-17.6 milyar dollar Amerika Serikat atau sekitar 1.5-1.7 milyar dollar Amerika Serikat setiap tahun.

Hasil studi tersebut juga mengungkapkan bahwa dalam periode tahun 2006-2016, rata-rata intensitas subsidy (estimasi terendah) biodiesel Amerika Serikat adalah sekitar 63 persen dalam harga eceran biodiesel. Rataan harga eceran biodiesel kedelai murni (B100) di Amerika Serikat tahun 2016 adalah Rp 10,435 per liter. Jika subsidi biodiesel di hapus maka harga biodiesel Amerika Serikat yang sesungguhnya adalah sekitar Rp17,000 per liter.

Sesuai dengan prinsip-prinsip equal treatment WTO, karena Amerika Serikat juga memberi subsidi pada biodieselnya maka Amerika Serikat sesungguhnya tidak televan mempersoalkan subsidi (jika ada) biodiesel impor baik. Amerika Serikat hanya relevan mempersoalkan hal tersebut jika biodiesel soya Amerika Serikat tidak mengandung subsidi.

Source : Indonesiakita.or.id