MITOS 2-01 : Perkebunan kelapa sawit lebih ekspansif dari tanaman minyak nabati lainnya di dunia

Perkebunan kelapa sawit lebih ekspansif dari tanaman minyak nabati lainnya di dunia : MITOS 2-01

FAKTA – Perkembangan perkebunan kelapa sawit dunia yang dinilai revolusioner (cepat) sesungguhnya hanya dibesar-besarkan saja. Data menunjukkan bahwa ekspansi perkebunan kelapa sawit dunia jauh lebih rendah dibandingkan dengan ekspansi perkebunan tanaman penghasil minyak nabati yang lain seperti kedelai, bunga matahari dan rapeseed (Tabel 2.1)

Tabel 2.1. Perubahan Luas Areal Perkebunan Penghasil Minyak Nabati Utama Dunia 1965-2016

Dalam periode 1965-2016, luas areal tanaman kedelai dunia meningkat seluas 96,17 juta hektar. Demikian juga tanaman rapeseed dan tanaman bunga matahari berturut-turut meningkat 26,59 juta dan 17,15 juta hektar pada periode yang sama. Sedangkan peningkatan luas areal kelapa sawit hanya sekitar 16,61 juta hektar atau hanya 17 persen dari tambahan areal kedelai.

Dengan demikian, tanaman penghasil minyak nabati yang paling ekspansif adalah kedelai, rapeseed dan bunga matahari. Sedangkan ekspansi perkebunan kelapa sawit relatif kecil dibandingkan dengan perkebunan penghasil minyak nabati lainnya tersebut. Data di atas juga menunjukkan bahwa secara internasional, perubahan tata guna tanah termasuk didalamnya deforestasi (Land Use Land Use Change Forestry/LULUCF) yang terbesar terjadi pada perkebunan kedelai, kemudian disusul perkebunan rapeseed dan perkebunan bunga matahari.

MITOS & FAKTA SAWIT