Borneo Forum II 2018 : 4 Isu Penting Jadi Tantangan

BALIKPAPAN – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) atau Indonesian Palm Oil Association (IPOA) menggelar Borneo Forum II 2018 dengan tema industri kelapa sawit penopang pembangunan ekonomi berkelanjutan bagi Kalimantan di Hotel Novotel, Balikpapan Kalimantan Timur, Kamis (26/4/2018).

Pada pelaksanaan kegiatan kali ini Gapki Kalimantan Timur menjadi tuan rumah.

Peserta yang dilibatkan di antaranya Forum Gapki se-Kalimantan.

Sebagaimana diketahui bahwa sektor industri kelapa sawit secara perlahan telah secara nyata menunjukkan keunggulannya menjadi komoditas strategis di tanah air tercinta Indonesia.

Tidak hanya pada aspek ekonomi sebagai penopang devisa non-migas, namun lebih dari itu juga berperan sebagai tumpuan mata pencaharian yang dapat diandalkan bagi petani dan dalam mempercepat terbukanya isolasi wilayah pedesaan.

Secara nasional, setidaknya ada 4 isu penting dan menjadi tantangan untuk dikupas lebih mendalam.

Di antaranya, pertama selain tingkat produktivitas yang masih rendah, juga masih tingginya disparitas antara capaian petani dengan swasta.

Kedua, produktivitasnya yang rendah sering dikaitkan dengan aspek penggunaan benih unggul bersertifikat dan peremajaan pohon yang sudah tua.

Aspek ini erat kaitannya dengan PSR (peremajaan sawit rakyat) dan ketersediaan skema pembiayaannya.

Ketiga, adalah isu yang menyangkut aspek sustainability, khususnya pengelolaan sawit di lahan gambut.

Keempat, terkait dengan masih lemahnya fokus ke arah hilirasi produk sawit.

Menghadapi tantangan tersebut, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), dalam hal ini secara bersama-sama Gapki Cabang Kaltim, Kalsel, Kalteng dan Kalbar menyelenggarakan Borneo Palm Oil Forum (Borneo-Forum) 2018.

Sebagai kelanjutan atas penyelenggaraan even serupa tahun sebelumnya tahun 2017 lalu yang pada saat itu masih diselenggarakan di lingkup Kalimantan Timur saja.

Para stakeholder bergabung, khususnya Pusat Penelitian Kelapa Sawit dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia cabang Kaltim untuk turut menyukseskan acara Borneo Forum 2018 ini.

Source : Pontianak.tribunnews.com