MITOS 6-04 : Indonesia penyumbang emisi GHG terbesar dari konsumsi bahan bakar terbesar di dunia

Indonesia merupakan penyumbang emisi GHG terbesar dari konsumsi bahan bakar terbesar di dunia. (MITOS 6-04)

FAKTA – Indonesia bukanlah pengemisi GHG terbesar dunia dari sektor energi. Bahkan sebaliknya, Indonesia merupakan salah satu negara pengemisi terendah dari sektor energi dunia. Menurut data IEA (2016), dari emisi GHG energi dunia tahun 2014 sebesar 32.381 juta ton CO2 (Tabel 6.1) sekitar 28 persen dihasilkan dari China, disusul Amerika Serikat (16 persen) dan Uni Eropa/EU-28 (10 persen).

Kontribusi Indonesia dalam emisi energi dunia adalah relatif kecil yakni hanya sekitar 1,3 persen. Dengan demikian, tidak benar Indonesia merupakan kontributor terbesar emisi GHG dari sektor energi dunia.

Mengingat 68 persen emisi GHG total dunia berasal dari emisi energi, maka untuk mengatasi masalah pemanasan global dan perubahan iklim dunia adalah menurunkan konsumsi minyak fosil dari negara-negara pengemisi terbesar tersebut diatas. Konsumsi energi dan emisi GHG negara terbesar dunia seperti China, Uni Eropa, Amerika Serikat dan India harus diturunkan untuk menyelamatkan bumi.

Mitos & Fakta (MITOS 6-04)