MITOS 7-02 : Perkebunan Sawit Indonesia Secara Netto Merupakan Deforestasi

Perkebunan kelapa sawit Indonesia secara netto merupakan suatu deforestasi. (MITOS 7-02)

FAKTA – Dengan menelusuri asal-usul lahan kebun sawit di Indonesia, menyimpulkan ekspansi kebun sawit bukan pemicu deforestasi di Indonesia. Berdasarkan data Citra Land Set (Gunarso, dkk. 2012) dan penelitian lainnya diperoleh berapa besar lahan sawit hasil deforestasi maupun dari reforestasi (Tabel 7.1).

Berdasarkan tabel di atas, menunjukkan bahwa lahan sawit yang berasal dari deforestasi (dari konversi hutan produksi terganggu) hanya sekitar 2,5 juta hektar, sedangkan dari reforestasi (dari konversi lahan pertanian dan lahan terlantar) sebesar 7,9 juta hektar. Sehingga secara netto (reforestasi – deforestasi) perluasan kebun sawit di Indonesia adalah reforestasi (meningkatkan stok karbon wilayah) seluas 5,3 juta hektar.

Dengan demikian perkebunan kelapa sawit Indonesia selain bukan pemicu utama (driver) deforestasi juga merupakan suatu reforestasi. Tudingan bahwa ekspansi kebun sawit merupakan pemicu deforestasi utama tidak didukung data. Kebun sawit justru menghijaukan kembali ekologi dan ekonomi wilayah yang rusak akibat logging pada masa sebelumnya.

Mitos & Fakta (MITOS 7-02)