Kebun Sawit Sama Sekali Tak Mengancam Biodiversity

Keragaman hayati (biodiversity) baik tumbuhan (flora), hewan (fauna) merupakan esensi ekosistem yang didalamnya selain anekaragam hayati juga jejaring rantai makanan (food web complex). Karna itu pelestarian biodiversity tidak bisa dengan pendekatan sektoral, tapi harus pendekatan ekosistem. Biodiversity merupakan kekayaan yang bernilai tinggi dalam ekosistem sehingga harus dilestarikan secara lintas generasi. Continue reading “Kebun Sawit Sama Sekali Tak Mengancam Biodiversity”

Menyambut Krisis Energi 2050 : Apa Yang Sudah Kita Persiapkan ..?

Kebijakan energi nasional untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil yang akan habis dengan memanfaatkan sawit merupakan solusi dari krisis energi

Kebutuhan bahan bakar premium (fosil) di Indonesia meningkat rata-rata 10 persen per tahun. Untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar kendaraan bermotor yang terus bertumbuh setiap tahun, sekitar 60-70 persen dari konsumsi masih kita impor sehingga selain menguras devisa negara yang cukup besar juga membuat ketergantungan pada impor. Continue reading “Menyambut Krisis Energi 2050 : Apa Yang Sudah Kita Persiapkan ..?”

Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia Bukanlah Monokultur Terluas Di Dunia

Semua komoditas pertanian dunia yang dibudidayakan pada kawasan budidaya pertanian merupakan monokultur. Gandum, jagung, kacang-kacangan, padi dan lain-lain di seluruh negara dibudidayakan secara monokultur. Menurut data FAO (2013), dari 222 juta hektar gandum dunia, berada di India 30.6 juta hektar, EU 26.8 juta hektar, China 24 juta hektar, Russia 23 juta hektar, USA 18.7 juta hektar dan Australia 13 juta hektar. Continue reading “Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia Bukanlah Monokultur Terluas Di Dunia”

Sawit : Ekonomi Hijau Makin Menghijau

Kebun sawit merupakan kegiatan yang menciptakan manfaat ekonomi, sosial, ekologis secara inklusif sehingga merupakan ekonomi hijau. Perbaikan terus menerus tata kelola yang sedang berlangsung makin menghijaukan kebun sawit

Mewujudkan  ekonomi hijau (green economy) sudah menjadi komitmen Internasional dan menjadi platform PBB yang dikenal dengan Sustainable Development Goals (SDGs) mulai tahun 2016-2030. Dalam ekonomi hijau, pembangunan tidak cukup hanya menyumbang pada ekonomi saja, atau sosial saja atau lingkungan saja. Pembangunan ekonomi hijau  menyangkut tiga aspek sekaligus yakni ekonomi, sosial dan lingkungan. Continue reading “Sawit : Ekonomi Hijau Makin Menghijau”

Sawit Tanaman Realistis di Lahan Gambut

Kebun sawit selain memberi manfaat ekonomi dan meningkatkan biomas lahan gambut juga ternyata merupakan tanaman yang paling realistis untuk lahan gambut

Para LSM dan sebagian pakar secara tendensius “mengkambinghitamkan“ bahwa pemanfaatan lahan gambut untuk kegiatan pertanian/perkebunan/HTI adalah penyebab dari kebakaran. Kebakaran memang terjadi, baik pada lahan gambut budidaya maupun pada areal gambut di hutan lindung/hutan konservasi. Oleh karena itu tuduhan tersebut selain tidak semuanya benar, juga tidak banyak gunanya. Continue reading “Sawit Tanaman Realistis di Lahan Gambut”

Minyak sawit tidak mengandung kolesterol. Kolesterol hanya dihasilkan dari minyak hewani

Tuduhan bahwa minyak sawit tidak baik untuk kesehatan sudah lama menjadi kampanye negatif dari produsen minyak nabati lain khususnya produsen minyak kedelai karena kalah bersaing dengan minyak sawit. Tuduhan negatif seperti minyak sawit mengandung kolesterol, asam lemak trans dan menyebabkan penyakit-penyakit degeneratif, telah lama digunakan untuk menghadang minyak sawit di pasar internasional.

Continue reading “Minyak sawit tidak mengandung kolesterol. Kolesterol hanya dihasilkan dari minyak hewani”

Kebun Sawit Tak Akan Rubah Lahan Menjadi Gurun

Nalar umum (common sense) saja sangat mudah memahami bahwa tanaman apa pun di planet bumi ini berfungsi sebagai pelestarian lingkungan hidup. Tidak ada satu teori pun yang mengatakan tanaman itu merusak lingkungan. Tumbuhan/tanaman diciptakan Tuhan. Bahkan sebaliknya, kita diminta menanam tanaman apa saja untuk perbaikan lingkungan. Continue reading “Kebun Sawit Tak Akan Rubah Lahan Menjadi Gurun”

Fungsi Penyerapan Karbon Dioksida : Kebun Sawit Lebih Unggul Daripada Hutan

Setiap detik atmosfer bumi dijejali sampah karbondioksida dari kegiatan manusia di planet Bumi. Manusia, hewan, kendaraan bermotor serta pabrik-pabrik di seluruh dunia membuang (emisi) karbondioksida (gas rumah kaca) yang berlebihan ke atmosfer bumi, yang telah memicu terjadinya pemanasan global dan perubahan lingkungan. Continue reading “Fungsi Penyerapan Karbon Dioksida : Kebun Sawit Lebih Unggul Daripada Hutan”

Kebun Sawit Membangun Sistem Konservasi Tanah dan Air Wilayah

Tanaman kelapa sawit ternyata hemat air, dan memiliki sistem konservasi tanah dan air berkelanjutan baik melalui struktur kanopi maupun struktur perakaran. Oleh karena itu, membangun kebun sawit juga membangun sistem konservasi tanah dan air suatu wilayah. Continue reading “Kebun Sawit Membangun Sistem Konservasi Tanah dan Air Wilayah”

Minyak Sawit Menyehatkan Tubuh dan Lingkungan

Minyak sawit mengandung vitamin A dan vitamin E yang menyehatkan tubuh. Sementara proses produksi minyak sawit pada kebun sawit menyehatkan lingkungan melalui membersihkan sampah karbon dari udara dan menghasilkan udara bersih (oksigen)

Tanaman kelapa sawit merupakan salah satu tanaman yang mampu membuat berbagai vitamin khususnya vitamin A dan E. Untuk setiap volume yang sama, minyak sawit ternyata mengandung vitamin A sebanyak 15 kali dari kandungan vitamin A wortel. Bahkan dibandingkan dengan kandungan vitamin A yang terdapat pada pisang, kandungan vitamin A minyak sawit hampir 100 kali lipat lebih besar. Continue reading “Minyak Sawit Menyehatkan Tubuh dan Lingkungan”