Orang Bilang Perkebunan Kelapa Sawit Adalah Yang Terluas di Dunia, Benarkah?

Luas areal 4 tanaman penghasil minyak nabati utama dunia (kelapa sawit, kedelai, bunga matahari dan rapeseed) pada tahun 2013 adalah sekitar 191 juta Ha. Dari luasan tersebut, 58 persen (110 juta Ha) adalah areal kebun kedelai. Sedangkan luas areal perkebunan kelapa sawit hanya 10 persen.

Kebun-Sinarmas
Orang Bilang Perkebunan Kelapa Sawit Adalah Yang Terluas di Dunia, Benarkah?

Namun dari segi produksi minyak, dengan areal 110 juta Ha kedelai hanya menghasilkan minyak sebesar 47 juta ton atau hanya 31 persen dari produksi 4 minyak nabati utama dunia. Sebaliknya kelapa sawit dengan area seluas 19 juta Ha mampu menghasilkan minyak sebesar 62 juta ton atau 41 persen dari produksi 4 minyak nabati utama dunia.

Perubahan Pangsa Luas Areal 4 Minyak Nabati Utama Global (Oil World, 2015)

Besarnya produksi minyak sawit tersebut disebabkan tingginya produktivitas minyak perkebunan kelapa sawit yang jauh lebih tinggi dibandingkan produktivitas minyak tanaman penghasil minyak nabati lainnya.

Oil World (2008) Oil World Statistic ISTA Mielke GmBh Hamburg

Produktivitas minyak kelapa sawit per hektar lahan jauh lebih tinggi (8-10 kali lipat) dari produktivitas minyak nabati lainnya. Sehingga, dengan lahan yang lebih sedikit mampu menghasilkan minyak nabati yang lebih besar. Data produktivitas minyak nabati tersebut juga mengungkapkan bahwa perkebunan kelapa sawit merupakan tanaman yang paling efisien memanen energi surya menjadi minyak nabati. Akibat perbedaan produktivitas minyak per hektar tersebut, telah terjadi perubahan pangsa minyak sawit dan minyak kedelai dalam pasar minyak nabati dunia.

Perubahan Pangsa Produksi 4 Minyak Nabati Utama Global (Oil World, 2015)

Pangsa minyak sawit meningkat dari 22 persen (1965) menjadi 41 persen (2014), sedangkan pangsa minyak kedelai turun dari 59 persen menjadi 31 persen pada periode yang sama. Dengan demikian, cukup jelas bahwa besarnya pangsa minyak sawit dalam produksi minyak nabati dunia bukan karena luas perkebunan kelapa sawit yang lebih luas tetapi karena produktivitas minyak sawit yang lebih tinggi daripada tanaman penghasil minyak nabati lain.

Source : PASPI / Mitos & Fakta