Publication

Setiap tetes minyak sawit yang dikonsumsi ikut menurunkan emisi Pertemuan COP21 Paris awal Desember 2015 telah berlalu. Kesepakatan atau platform agenda bersama telah disepakati yakni setiap negara sepakat menurunkan emisi gas rumah kaca (GHG) agar pemanasan global (global warming) tidak berlanjut dan perubahan lingkungan global (global climate change) seperti anomali ...
Read More
Ekspansi kebun sawit di Indonesia selama ini merupakan suatu reforestasi dilihat dari asal – usul lahan, kebijakan tata ruang dan definisi hutan FAO Selama ini persepsi yang berkembang di masyarakat melihat kebun sawit sebagai deforestasi. Padahal dari berbagai sudut, sulit untuk tidak mengatakan bahwa kebun sawit sebagai bentuk lain dari ...
Read More
Kebun sawit Indonesia menghasilkan biomas sekitar 182 juta ton per tahun dan jika diolah lebih lanjut dapat menghasilkan sekitar 27 juta kilo liter bioetanol (more…) ...
Read More
Logging intensif di Pulau Kalimantan pada masa Orde Baru khusunya sebelum tahun 1985,telah menguras habis darah ekonomi, ekologi dan lahan terlantar Pulau Kalimantan. Pengembangan kebun-kebun sawit pasca logging di Kalimantan memiliki tugas berat  untuk menghijaukan kembali ekonomi dan ekologi Pulau Kalimantan (more…) ...
Read More
Daripada BRG capek dan menghamburkan uang negara untuk mencari investor asing untuk pengembangan sorgum, nenas, sagu di lahan gambut, lebih baik fokus membantu masyarakat kebun sawit gambut untuk memperbaiki tatakelola kebun sawit gambut agar makin sustainable (more…) ...
Read More
Dalam lima puluh tahun terakhir telah terjadi perubahan selera masyarakat dunia pada konsumsi minyak nabati dunia yang menempatkan minyak sawit sebagai minyak nabati yang paling disenangi (more…) ...
Read More
Kebun sawit menghijaukan kembali daerah yang rusak pada era logging, menghijaukan ekologi, dan menghijaukan ekonomi.   Mungkin banyak yang tidak tahu atau lupa bagaimana era penebangan hutan secara massif (era logging) di Indonesia tahun 1970-an. Menurut data vegetasi di Indonesia tahun 1950, luas hutan di Indonesia masih sekitar 162.3 juta hektar ...
Read More
Kampanye negatif dan moratorium sawit oleh LSM anti sawit dimaksudkan untuk mempersiapkan pasar bagi ekspansi kebun kedelai Amerika secara besar-besaran menuju 2025 (more…) ...
Read More
Kegiatan logging yang massif dan tak terkontrol yang dilanjutkan dengan konversi eks logging menjadi non hutan khususnya pada masa Orde Baru merupakan “dosa” sejarah tatakelola kehutanan. “Dosa” tersebut tidak berdasar dialihkan menjadi  tanggungan  kebun sawit yang justru kehadiranya  menghijaukan kembali ekonomi dan ekologi eks logging (more…) ...
Read More
Jika kebun sawit terbakar pasti mati. Kerugian akibat terbakarnya kebun sawit produktif mencapai Rp 100 juta per hektar. Belum lagi terganggunya pemanenan kebun sawit (yang tak ikut terbakar) akibat asap tebal. Pengangkutan CPO dari pabrik ke pelabuhan pun terganggu sehingga CPO mengalami penurunan kualitas drastis. Itu baru nilai ekonominya, belum ...
Read More

Get Update Via Email

Copyright ©2019 Indonesian Palm Oil Association (IPOA) All rights reserved.
Contact Us | About GAPKI | GAPKI Conference | Location Maps