Publication

Konversi lahan pertanian baik antar komoditas maupun antar sektor merupakan fenomena normal yang terjadi seiring dengan kemajuan pembangunan. Meskipun Undang-Undang No. 12/1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman memberikan kebebasan bagi petani untuk memilih komoditas yang ditanam, konversi lahan pangan utama yakni lahan padi yang luas dapat mengancam penyediaan beras nasional. (more…) ...
Read More
Kawasan pemukiman/perkotaan, pertanian/perkebunan dan hutan masing masing memiliki fungsi dalam ekosistem yang tidak saling tergantikan sehingga harus hidup harmoni secara berdampingan pada ruang yang ditetapkan Negara-negara dunia patut belajar dari Indonesia tentang pengelolaan ruang bagi kehidupan. Melalui  UU No. 41 tahun 1999 tentang Kehutanan dan UU No. 26 tahun 2007 ...
Read More
Masyarakat yang bekerja baik langsung maupun tak langsung di perkebunan sawit merupakan pasar yang besar bagi petani pangan sehingga mendorong berkembangnya usaha tani pangan seperti beras, sayuran, hasil ternak dan ikan di sekitar kebun sawit Petani memiliki kebebasan untuk memilih komoditas yang akan dikembangkannya. Komoditas apa yang menurut petani menguntungkan ...
Read More
Perkebunan kelapa sawit adalah satu-satunya komoditas pertanian dunia yang dipertanyakan dan dituntut sertifikasi sustainability-nya, sepanjang sejarah peradaban manusia. Sektor energi, tambang, transportasi diseluruh dunia yang menyumbang sekitar 60 persen emisi GHG dunia tidak pernah dituntut bahkan dipertanyakan sertifikasi keberlanjutannya. Demikian juga, komoditas peternakan dan padi diseluruh dunia yang merupakan kontributor ...
Read More
Untuk menyelamatkan hutan, pemerintah perlu melakukan moratorium logging bukan menutupinya dengan mengusung moratorium sawit Dari pembahasan rencana moratorium sawit di Kementerian Perekonomian akhir bulan Oktober 2016 lalu, terungkap bahwa tujuan pemerintah khususnya dari Kementerian LHK  adalah untuk menyelamatkan hutan termasuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari deforestasi hutan.  Tentu, semua ...
Read More
Keberhasilan Indonesia menjadi produsen minyak sawit terbesar dunia, secara tak langsung meredam kenaikan berlebihan harga kedelai dunia, sehingga kita bisa menikmati tempe dan tahu Tempe dan tahu merupakan salah satu bahan makanan sumber protein nabati yang populer di Indonesia. Bahkan untuk masyarakat berpendapatan menengah kebawah, tempe dan tahu menjadi sumber ...
Read More
Penelitian para ahli membuktikan bahwa kebun sawit selain lebih hemat menggunakan air dibandingkan tanaman hutan, lahan kebun sawit juga memiliki kandungan air tanah yang lebih tinggi (more…) ...
Read More
Energi bangsa ini perlu difokuskan untuk hilirisasi sawit untuk menjadikan Indonesia menjadi “raja” biodiesel, biopremium dan biopelumas dunia Jepang dan Korea menjadi salah satu pemain global papan atas untuk industri otomotif dan elektronika. Unggulan industri Jepang dan Korea tersebut bukan jatuh sendiri dari langit, melainkan dibangun secara konsisten dan berkesinambungan ...
Read More
Sebaiknya delegasi RI COP-22 Moroko mempromosikan penggunaan biofuel sawit secara terstruktur, sistematis, dan massif sebagai salah satu solusi penurunan emisi global. Mengemis dana lingkungan dari negara-negara maju untuk penurunan emisi tidak banyak berguna untuk pembangunan (more…) ...
Read More
Pasca era logging Kalimantan Timur berubah dari “kota hantu” dengan menjadi salah satu sentra sawit terbesar di Indonesia Dalam terminologi ekonomi regional, dikenal apa yang disebut dengan “kota hantu” (ghost town). Istilah tersebut digunakan oleh para ekonom Barat untuk menggambarkan matinya kehidupan ekonomi pasca eksploitasi sumberdaya alam baik tambang maupun ...
Read More

Copyright ©2019 Indonesian Palm Oil Association (IPOA) All rights reserved.
Contact Us | About GAPKI | GAPKI Conference | Location Maps