Sawit Anugrah Tuhan untuk Dunia Melalui Indonesia

Tanaman Sawit yang merupakan tanaman biasa di Afrika, melalui bumi Indonesia menjadi  tanaman ajaib dan  anugrah  bagi masyarakat dunia

Tanaman Kelapa Sawit dapat dikatakan sebagai salah satu tanaman ajaib, ciptaan Tuhan yang Maha Esa, yang dianugrahkan untuk masyarakat dunia melalui Indonesia. Dikatakan sebagai tanaman ajaib karena untuk kelompok tanaman penghasil minyak, Sawit mempunyai kamampuan menghasilkan minyak per hektar lahan. Tertinggi lebih dari 10 kali lipat dari 17 jenis tanaman minyak nabati yang dikenal dan ditanam di seluruh dunia.

Sawit Anugrah Tuhan untuk Dunia Melalui Indonesia

Produktivitas minyak kedelai, minyak rapeseed/canola, minyak zaitun, minyak bunga matahari, minyak kelapa, minyak biji kapas, minyak kacang tanah, minyak sesame, minyak linseed, dan lainya hanya mampu mengahsilkan minyak sekitar 0,3-0,6 ton minyak per hektar lahan. Sementara minyak sawit saat ini mampu menghasilkan 6-8 ton minyak per hektar. Tidak hanya mampu menghasilkan minyak tertinggi, tetapi juga mampu menghasilkan minyak sepanjang tahun selama 25 tahun secara terus menerus sehingga pasokan minyak dari sawit relatif stabil sepanjang waktu.

Sawit juga patut disebut  sebagai anugrah Tuhan untuk dunia melalui Indonesia. Tanaman Kelapa Sawit memang bukan tanaman asli Indonesia melainkan tanaman asli di daerah Afrika Tengah/Barat Daya. Namun di daerah asalnya Sawit tidak berkembang dan produktivitasnya juga relatif rendah yakni kira-kira separuh dari yang dicapai di Indonesia. Setelah Tanaman sawit dikembangkan di Indonesia (secara komersial mulai tahun 1911) Sawit baru berkembang pesat dan menghasilkan minyak sawit untuk kebutuhan dunia.

Sawit menjadi tanaman minyak nabati ajaib, karena Indonesia juga dianugrahi Tuhan iklim yang kondusif sepanjang tahun. Juga, Indonesia yang berada di daerah tropis dianugrahi sinar matahari yang intensif dan panjang (dari Merauke sampai ke Sabang) atau  lama penyinaran 15 jam per hari (terpanjang di dunia), membuat pemanenan energi matahari oleh tanaman Kelapa Sawit cukup besar dan menyimpan energi matahari tersebut dalam bentuk minyak sawit.

Saat ini, Indonesia sudah menghasilkan sekitar 36 juta ton minyak sawit dan lebih dari 70 persen dibagi keseluruh masyarakat dunia dengan harga yang relatif murah, tersedia jumlah yang cukup, pasokan yang stabil sepanjang tahun. Sehingga masyarakat dunia dapat menikmatinya baik sebagai pangan, biodiesel, deterjen, sabun, lubrikan, pelumas, bahan kesehatan/kosmetika. Produksi minyak Sawit Indonesia tersebut masih meningkat terus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dunia yang terus bertumbuh.

Tidak hanya itu, Kebun Sawit Indonesia juga membersihkan udara bumi dari emisi karbon masyarakat dunia. Produktivitas minyak yang tinggi dari tanaman Kelapa Sawit dimungkinkan karena Kebun sawit menyerap karbon yang lebih tinggi dari atmosfir bumi yang kemudian setelah dibersihkan didaur ulang menjadi oksigen yang vital bagi kehidupan di bumi. Untuk jasa Kebun sawit yang membersihkan udara bumi tersebut, diberikan secara gratis kepada seluruh masyarakat dunia. SAWIT MEMANG ANUGRAH TUHAN UNTUK DUNIA MELALUI INDONESIA.

Source : Sawit.or.id