GAPKI dan JAPBUSI sepakat bekerja bersama dalam forum dialog sosial yang didukung oleh pemerintah untuk mendorong pekerjaan yang layak di sektor kelapa sawit di Indonesia, melalui JAGASAWITAN. Sebagai tindak lanjut Deklarasi JAGASAWITAN antara GAPKI dan JAPBUSI yang telah dilakukan pada Kamis, 16 Februari 2023 di Hotel Shangrila Jakarta, dan hasil diskusi dalam audiensi JAPBUSI kepada GAPKI pada 18 Juli 2023 bertempat di kantor GAPKI, GAPKI dan JAPBUSI telah bersepakat bahwa hubungan antara pengusaha dan serikat pekerja harus kita perkuat.

Sebagai tindak lanjut memperkuat JAGASAWITAN hingga ke daerah, Tim JAGASWITAN melakukan audiensi ke Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara yang diterima langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara, Abdul Haris Lubis. Kadisnaker Sumut menyambut baik pembentukan JAGASAWITAN dan berharap kemitraan ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam perbaikan tata kelola ketenagakerjaan di industri sawit Sumatera Utara.
Sawit merupakan salah satu penyumbang pendapatan daerah provinsi Sumatera Utara. Lebih lanjut lagi, Kadisnaker menyampaikan bahwa pemerintah provinsi Sumatera Utara sedang menggagas Perda Ketenagakerjaan, oleh karena itu masukan dari berbagai pihak dibutuhkan.
Nursanna Marpaung, Sekretaris Eksekutif JAPBUSI, yang secara exoffiicio sebagai Presidensi JAGASAWITAN 2023 – 2025 memandang perlunya keterlibatan pemerintah dalam upaya mewujudkan sawit berkelanjutan. Audiensi ke Dinas Tenaga Kerja ini juga merupakan rangkaian acara Workshop Dialog Sosial yang diadakan JAGASAWITAN pada 24 – 25 Oktober di Medan yang bertujuan mendorong dialog sosial dan implementasi JAGASAWITAN dan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkait dengan hak-hak dasar pekerja di tempat kerja dan kondisi kerja di perkebunan dimana terdapat anggota JAPBUSI dan operasional perusahaan anggota GAPKI.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Bidang Pengembangan SDM GAPKI, Sumarjono Saragih menambahkan bahwa implementasi kegiatan JAGASAWITAN yang pertama kaJAGASAWITAN Audiensi Ke Kadisnaker Sumatera Utarali di daerah dilakukan di Sumatera Utara, sebagai daerah pionir pengembangan kebun kelapa sawit di Indonesia. Mengembalikan sawit ke rumahnya, begitu slogan dari Sumarjono Saragih dalam dialog dengan Kadisnaker.
Sumarjono Saragih juga memberikan secara simbolis buku Panduan Perlindungan Pekerja Perempuan dan Buku Sawit Ramah Anak kepada Kadisnaker, sebagai salah satu bentuk hasil dialog sosial yang selama ini dilakukan oleh GAPKI. Audiensi antara JAGASAWITA juga dihadiri oleh Sulistri, Sekjen Federasi KAMIPARHO, Fredy Sembiring (K. SPSI), Paraduan Pakpahan (Kord. KSBSI Sumut). TM Yusuk (Kord KSPS Sumut), Lidia – Konsultan ILO, Ririn – Ka. Bid Hubungan Industrial Disnaker, Raijon Sembiring, Betty Sihombing dan Normalina – Mediator Hubungan Industrial Disnaker. Eko Tamba