Apakah Perkebunan Sawit Menghancurkan Iklim Dunia? Simak Fakta Mengejutkan Ini!

Perubahan iklim global disebabkan oleh ekspansi perkebunan kelapa sawit (Mitos 6-02)

Perubahan iklim global (global climate change) merupakan masalah lingkungan yang telah mengancam kehidupan masyarakat dunia. Perubahan iklim global terjadi akibat dari pemanasan global (IPCC, 1991; Soemarwoto, 1992; IEA, 2014) sehingga tidak ada kaitannya dengan ekspansi perkebunan kelapa sawit global.

Dengan semakin besarnya energi matahari yang terperangkap dalam atmosfer bumi menyebabkan terjadinya perubahan iklim global (Gambar 3) antara lain:

  1. Evaporasi meningkat;
  2. Pemanasan/kenaikan;
  3. Temperatur air laut/samudera;
  4. Perubahan kondisi tanaman dan hewan;
  5. Salju dan es meleleh.

Kombinasi perubahan keempat hal tersebut mengakibatkan terjadinya berbagai bentuk perubahan iklim global seperti curah hujan meningkat, badai, banjir, kekeringan, kebakaran, dan anomali iklim. Bentuk-bentuk perubahan iklim tersebut terjadi dan dirasakan oleh setiap negara di dunia.

Dengan demikian, cukup jelas bahwa perubahan iklim global yang sedang terjadi merupakan akibat dari pemanasan global, dan bukan karena perkebunan kelapa sawit. Mengkambinghitamkan perkebunan kelapa sawit sebagai penyebab perubahan iklim global selain tidak menyelesaikan masalah, tetapi juga membohongi masyarakat dunia.

Referensi

  • [IPCC] Intergovernmental Panel on Climate Change. 2007. The Physical Science Basis, Contribution of Working Group I to the Fourth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change. Cambridge (UK): Cambridge University Press. Tersedia pada: https://www.ipcc.ch/site/assets/uploads/2018/02/ar4-wg1-frontmatter-1.pdf
  • Soemarwoto O. 1992. Indonesia dalam Kamcah Isu Lingkungan Global. Jakarta (ID): PT. Gramedia Pustaka Utama.

Sumber: Mitos & Fakta Kelapa Sawit – Edisi 4

Post View : 1533