Produk Sawit Tidak Dipergunakan Dalam Kehidupan Sehari-Sehari Oleh Masyarakat Global (Mitos 3-03)

Minyak sawit adalah bahan baku serbaguna (versatile) yang aplikasinya luas dalam berbagai produk. Minyak sawit digunakan oleh industri manufaktur global sebagai bahan baku untuk menghasilkan berbagai macam produk seperti produk pangan, toiletries dan kosmetik, serta energi.
Produk berbasis sawit digunakan oleh masyarakat global selama 24 jam mulai dari pagi, siang hingga malam. Masyarakat konsumen menggunakan produk sawit dalam bentuk produk toiletries (sabun, shampo, body lotion, pasta gigi, sabun wajah, shaving foam) dan produk kebersihan lainnya (deterjen) serta produk skincare (pelembab, sunscreen, serum) dan make-up (lipstick, foundation, bedak).
Masyarakat konsumen juga mengkonsumsi produk pangan yang mengandung minyak sawit seperti minyak goreng, creamer, selai cokelat, roti, margarin, sereal, susu, biskuit, keripik kentang, mayonais, salad dressing, dan lain-lain.
Produk sawit juga dikonsumsi masyarakat konsumen pada kegiatan transportasi dalam bentuk biodiesel sawit sebagai bahan bakar kendaraan. Tidak hanya sumber energi bahan bakar, kelapa sawit juga menjadi komponen lain pada kendaraan seperti car seat, cat kendaraan (car paint), ban, biopelumas hingga helm. Aktivitas di sekolah atau kantor juga tidak luput dari produk sawit yang ditemukan pada tinta buku (palm-based ink), pewarna pada pakaian hingga dinding (wall paint). Produk sawit juga ditemukan pada beragam furniture rumah seperti lemari, kursi dan meja.
Dengan demikian, kiranya cukup jelas bahwa produk sawit merupakan bagian dari kehidupan masyarakat konsumen mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali. Kehadiran industri sawit sangat penting untuk mendukung kehidupan masyarakat global.
Sumber: Mitos & Fakta Kelapa Sawit Edisi-4