Gak Percaya! Komposisi Asam Lemak Esensial Sawit Mirip ASI

Minyak sawit tidak mengandung asam lemak esensial yang diperlukan tubuh (Mitos 5-06)

Dari segi ilmu gizi, asam lemak esensial yang diperlukan oleh tubuh diantaranya adalah linoleat (C18:2) atau omega-6 dan linolenat (C18:3) atau omega-3. Asam lemak esensial tersebut diperlukan bagi tubuh karena berperan dalam meningkatkan penyerapan zat gizi, pembentukan sel, membangun sistem kekebalan tubuh, dan penting bagi ibu hamil dalam pembentukan jaringan tubuh janin khususnya otak dan mata (Paramaiswari, 2016). Pada bayi dan anak, asam lemak esensial dibutuhkan untuk pembentukkan sel dan jaringan tubuh serta perkembangan otak (Nahrowi, 2015).

Tubuh memiliki keterbatasan dalam mensintesa asam lemak esensial tersebut, sehingga kebutuhannya harus dipenuhi dari asupan makanan. Secara alamiah, minyak sawit mengandung asam lemak esensial yang cukup dan seimbang. Jika menggunakan Air Susu Ibu (ASI) sebagai pembanding nilai hayati standar, menunjukkan bahwa komposisi asam lemak esensial antara minyak sawit mendekati komposisi Air Susu Ibu (Tabel 5).

Asam lemak esensial linoleat (C18:2) yang terkandung dalam minyak sawit berkisar 8.3-11 persen, mendekati kandungan asam linoleat Air Susu Ibu sebesar 9.5 persen. Demikian juga dengan asam lemak (C18:3) pada minyak sawit sebesar 0-0.6 persen dan kandungan asam linolenat pada Air Susu Ibu sebesar 1.4 persen. Hal ini menunjukkan bahwa kandungan asam lemak esensial pada minyak sawit mendekati komposisi asam lemak esensial pada ASI. Selain kedua asam lemak esensial tersebut, minyak sawit juga mengandung asam lemak non-esensial yaitu oleat (C18:1) dengan proporsi sebesar 36.3-40.8 persen atau mendekati kandungan pada ASI yakni sebesar 36.5 persen.

Salah satu komponen utama pada ASI adalah asam palmitat (Genova et al., 2018). ASI mengandung sekitar 25 persen asam lemak palmitat yang sangat diperlukan dalam perkembangan bayi (Marangoni et al., 2000). Sementara itu, kandungan asam palmitat pada minyak sawit berkisar 41.8 hingga 45.8 persen (Tabel 1). Tingginya kandungan asam palmitat pada minyak sawit dapat dimanfaatkan sebagai human milk fat analog yang aman, relatif murah dan halal yang digunakan sebagai salah satu komposisi pada susu formula (pengganti ASI) (Karouw, 2014).

Data-data tersebut menunjukkan bahwa minyak sawit mengandung asam lemak esensial yang cukup seimbang, bahkan mirip dengan komposisi asam lemak esensial pada ASI. Dengan komposisi asam lemak tersebut, minyak sawit dapat digunakan sebagai salah satu sumber bahan baku produk susu formula.

Sumber: Mitos & Fakta Kelapa Sawit – Edisi 4

Post View : 1245