Dura Sawit bernama latin Elaeis Guineensis ini memiliki cangkang buah yang tebal, berkisar dari 2 hingga 8 mm. Karena ketebalannya, sawit dura seringkali disebut bisa memperpendek usia kerja mesin yang mengolahnya. Meskipun begitu, kelapa sawit dura mempunyai ukuran tandan buah yang besar dengan kandungan minyak sekitar 18% pada setiap tandannya.
Selain itu, dura memiliki daging buah yang tipis, namun daging biji yang tebal. Dalam proses pemuliaan, sawit dura berperan sebagai indukan betina. Sebagai informasi, pemuliaan adalah metode yang digunakan untuk menciptakan jenis tanaman baru dengan sifat yang lebih unggul. Beberapa rekomendasi kelapa sawit dura unggul di antaranya dura Deli Marihat, dura Deli D Sinumbah, dura Dumpy Pabalu, dan dura Deli G Bayu. (*)