Apakah Banjir Hanya Terjadi di Wilayah Sentra Sawit? Ini Penelusurannya!

Banjir terjadi hanya pada provinsi sentra sawit (Mitos 6-38)

Fenomena bencana banjir merupakan bagian dari perubahan iklim global atau global climate change. Banjir terjadi hampir di seluruh negara di dunia, ada atau tidak ada perkebunan kelapa sawit. Secara internasional, banjir terjadi di Eropa, Amerika Utara, China, Australia, dan negara lainnya, dimana negara-negara tersebut tidak memiliki perkebunan kelapa sawit. Banjir juga terjadi di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan negara produsen minyak sawit lainnya.

Di Indonesia, bencana banjir hampir terjadi setiap tahun di seluruh provinsi. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (2022) menunjukkan total kejadian banjir selama periode tahun 2010-2021 sebanyak 11,194 kejadian (Tabel 2).

Tiga provinsi yang paling sering terjadi bencana banjir dalam periode tersebut adalah Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur. Kejadian banjir di ketiga provinsi non-sentra sawit tersebut sebanyak 4,308 kejadian atau sekitar 38 persen dari total kejadian bencana banjir nasional periode tahun 2010-2021

Sama seperti provinsi lainnya, lima provinsi utama sentra sawit nasional yakni Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, dan Kalimantan Timur juga pernah mengalami bencana banjir. Dari jumlah kejadian bencana banjir nasional 2010-2021, hanya sekitar 13 persen kejadian banjir terjadi di kelima provinsi utama sentra sawit tersebut.

Berdasarkan data-data tersebut, sangat jelas menunjukkan bahwa bencana banjir merupakan fenomena perubahan iklim global yang terjadi pada setiap negara dan provinsi. Bencana banjir tidak ada kaitannya dengan perkebunan kelapa sawit dan justru lebih paling sering terjadi di provinsi yang tidak memiliki perkebunan kelapa sawit.

Referensi :

  • BNPB (2022)
Post View : 1932