Indonesia: Benarkah Pemilik Lahan Gambut Terluas dan Kunci Karbon Global?

Indonesia memiliki lahan gambut terluas di dunia sehingga perlu dipertahankan sebagai penyimpan stok karbon global (Mitos 6-17)

Lahan gambut terbentuk dari tumpukan bahan berupa seresah organik tanaman (biomasa) yang terurai pada kondisi jenuh air, dimana laju penambahan/produksi material organik lebih cepat daripada laju peruraiannya. Lahan gambut memiliki fungsi hidrologis karena mampu menyimpan air tanah dalam jumlah yang sangat besar dan karbon stok yang tinggi akibat dari besarnya kandungan komponen organik dalam lahan tersebut.

Lahan gambut tersebar di berbagai negara dunia baik di negara iklim tropis maupun negara iklim sub-tropis/temperate, namun terdapat perbedaan tipe tanah gambut pada kedua iklim tersebut.

Berdasarkan data Wetland International, luas lahan gambut global adalah 381.4 juta hektar yang tersebar (Gambar 1) di kawasan Eropa dan Rusia (44 persen), Amerika (40 persen), Afrika (3 persen), Indonesia (7 persen), Asia lainnya (3 persen), Australia dan Pasifik (2 persen), serta Antartika (0.4 persen). Sedangkan jika diurutkan berdasarkan negara dengan luas gambut dari yang terbesar hingga terkecil adalah

  1. Rusia (137.5 juta hektar),
  2. Kanada (113.4 juta hektar),
  3. Amerika Serikat (22.4 juta hektar),
  4. dan Indonesia (18.5 juta hektar).

Studi Ritung et al. (2019) menyebutkan luas lahan gambut Indonesia sebesar 13.4 juta hektar. Perbedaan data Wetland Internasional (2018) dan Ritung et al. (2019) tersebut disebabkan karena kemungkinan adanya perbedaan perlakuan atas lahan pasang surut, dimana sebagian besar lahan pasang surut di Indonesia bukan lahan gambut.

Dengan data tersebut menunjukkan bahwa Indonesia bukan pemilik lahan gambut terbesar dunia meskipun termasuk dalam empat besar negara yang memiliki lahan gambut terluas di dunia. Tentu saja lahan gambut perlu dilestarikan melalui perlindungan (hutan lindung gambut) maupun pemanfaatan dengan memperhatikan azas-azas berkelanjutan (gambut budidaya).

Referensi :

  • Joosten H. 2009. The Global Peat Land CO2 Picture: Peat Land Status and Emission in all Countries of The World. Tersedia pada: https://unfccc.int/sites/default/files/draftpeatlandco2report.pdf
  • Ritung S, E Suryani, E Yatno, Hikmatullah, K Nugroho, Sukarman, RE Subandiono, C. Tafakresnanto, Suratman, H Hidayat, D Sudradjad, U Suryana, W Supriyatna, A Hartadi. 2019. Peta Gambut Indonesia Skala 1:50.000. Edisi Desember 2019. Jakarta (ID): Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian RI.
Post View : 2439