Semangat Kartini di Kebun Sawit: GAPKI Inisiasi Perlindungan Pekerja Perempuan di Jambi

Provinsi Jambi merupakan salah satu wilayah strategis penghasil kelapa sawit nasional, dengan kontribusi besar terhadap ekspor dan perekonomian daerah. Lebih dari 1 juta hektar kebun sawit tersebar di provinsi ini, melibatkan ribuan pekerja dan tidak sedikit di antaranya adalah perempuan. Artinya, isu perlindungan pekerja perempuan bukan hanya soal ketenagakerjaan, tapi juga menyangkut keberlanjutan industri, ketahanan ekonomi rumah tangga, hingga citra sawit Indonesia di mata global.

GAPKI menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Workshop Perlindungan Pekerja Perempuan Perkebunan Sawit di Jambi pada 23 – 24 April 2025 di Hotel Aston Jambi. Kegiatan ini berlangsung dengan dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Diskusi ini berlangsung dalam suasana yang sangat bermakna, karena berketepatan  memperingati Hari Kartini, hari yang mengingatkan kita akan pentingnya peran perempuan dalam mendorong kemajuan bangsa. Hari Kartini tidak hanya soal sejarah, tetapi juga tentang bagaimana kita terus memastikan perempuan termasuk pekerja perempuan di sektor kelapa sawit memiliki ruang aman, adil, dan bermartabat untuk berkarya.

Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Dodi Haryanto Parmin menyampaikan Pemerintah Provinsi Jambi sangat mengapresiasi kegiatan workshop perlindungan bagi pekerja perempuan di perkebunan kelapa sawit dalam rangka memberikan pemahaman tentang komitmen pengusaha baik yang tergabung dalam GAPKI ataupun tidak. Pemerintah provinsi Jambi melalui Disnakertrans, sangat mengharapkan kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi seluruh peserta yang hadir, “baik dari perwakilan pengusaha sawit, stakholder terkait, pemerhati pekerja perempuan, hingga perguruan tinggi yang ada di Provinsi Jambi. Selain itu, juga diharapkan semua peserta memilki komitmen dalam perlindungan pekerja perempuan. ” Ungkap Plt Kadisnakertrans.  Dodi, mendorong GAPKI dapat terus berkolaborasi dengan para pihak terkait dalam menjalankan program-program positifnya untuk memberikan kebermanfaatan bagi seluruh pihak.

Jambi menjadi provinsi kelima penyelenggara Kegiatan Sosialisasi dan Workshop Perlindungan Pekerja Perempuan Perkebunan Sawit. Kegiatan ini merupakan upaya GAPKI dalam mewujudkan industri sawit yang ramah bagi pekerja perempuan. Kegiatan sosialisasi dihadiri lebih dari 100 orang yang berasal dari stakeholder indsutri sawit di Jambi termasuk mahasiswa dan perwakilan lembaga lembaga yang fokus ke isu perempuan.

Dalam sesi sosialisasi menghadirkan 5 orang pembicara yakni,  Rinaldi Umar, Direktur Binariksa Kemnaker; Sumarjono Saragih, Ketua Bid Pengembangan SDM GAPKI; Aida Fitria, Ka. Div Lembaga Kemasyarakatan dan Civil Society, BPDP; Agustina, Bagian Teknik dan Infrastruktur PT Sari Aditya Loka dan Nursanna Marpaung,  Sekretaris Eksekutif JAPBUSI. Adapun sesi workshop akan berlangsung selama dua hari kedepan dengan dihadiri 50 peserta yang berasal dari perwakilan perusahaan sawit baik anggota GAPKI maupun non anggota, perwakilan serikat pekerja dan perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Jambi.

Melalui forum ini, GAPKI dan segenap stakeholder merumuskan bersama langkah-langkah ke depan agar industri sawit, khususnya di Jambi, menjadi pionir dalam menciptakan tempat kerja yang ramah dan setara bagi perempuan. perempuan bukan hanya sebagai tenaga kerja, tapi sebagai pilar penting dalam keluarga, masyarakat, dan juga industri. Dalam semangat Hari Kartini yang baru kita rayakan, semoga kegiatan ini menjadi awal dari semakin kuatnya komitmen GAPKI untuk mewujudkan kebun sawit yan  manusiawi, adil, dan ramah bagi perempuan. Eko Tamba

Post View : 8432