Tangerang Selatan, 14 Oktober 2026. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) turut berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 melalui booth GAPKI. Di sela pameran, Ketua Umum GAPKI Eddy Martono dan Wakil Sekretaris Jenderal GAPKI Lolita Bangun menerima kunjungan sejumlah tamu dari berbagai negara.

Kunjungan tersebut dimanfaatkan GAPKI untuk memperkenalkan industri kelapa sawit Indonesia kepada mitra internasional. GAPKI juga menjajaki jejaring kerja sama dan peluang bisnis dengan para tamu tersebut.
Memperkuat kolaborasi dengan Nigeria
Eddy Martono menyambut delegasi dari Nigeria, yang terdiri atas South South Development Commission dan National Palm Producers’ Association of Nigeria (NPPAN), asosiasi produsen kelapa sawit nasional Nigeria. Delegasi dipimpin oleh Managing Director/CEO South South Development Commission, Usoro Akpabio, dan Presiden NPPAN, Alphonsus Inyang.
Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi dan membuka peluang bisnis lintas negara di sektor kelapa sawit. Indonesia dan Nigeria sama-sama merupakan negara produsen sawit, sehingga memiliki banyak ruang untuk saling bertukar pengalaman dan menjalin kerja sama.
Tamu dari Uzbekistan, Pakistan, dan India
Di booth GAPKI, Lolita Bangun menerima kunjungan Abdirakhmon Omonkulov, Konsul Kedutaan Besar Republik Uzbekistan di Indonesia. Ia membidangi kerja sama bilateral, hubungan pemerintah, diplomasi budaya, komunikasi strategis, pariwisata, dan dukungan protokol. Lolita juga berdiskusi dengan Muhammad Uzair Nizam, Vice President & Director Ecommerce Gateway Pakistan (Pvt.) Ltd. Selain itu, ia menerima kunjungan Sounak Ghosh dari Organica Biotech Private Limited, India.
Kepada para tamu, GAPKI memaparkan gambaran industri kelapa sawit Indonesia dan memperkenalkan beragam produk turunan sawit yang dipamerkan di booth. GAPKI juga membagikan materi informasi tentang sawit Indonesia.
Promosi sawit Indonesia di pasar global
Partisipasi di TEI 2026 menegaskan komitmen GAPKI untuk terus mempromosikan minyak sawit Indonesia di pasar global. Melalui pameran ini, GAPKI juga memperluas jejaring dengan pemerintah, asosiasi, dan pelaku usaha dari negara mitra. Jejaring ini diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret yang memperkuat akses pasar dan daya saing sawit Indonesia. (Fetry Wuryasti)